ACFE Indonesia Call For Papers 2020 : Coaching Clinic dan Pengumuman Pemenang

Setelah presentasi paper dari pukul 9.00 hingga 14.30, acara Call for Papers 2020 dilanjutkan dengan Coaching Clinic yang dipandu oleh Bapak Rama Kurnia selaku Director of Institutional International Relationship ACFE Indonesia Chapter.  Coaching Clinic dibawakan oleh Bapak Hendi Yogi Prabowo, MForAccy., Ph.D, CFrA, CAMS yang saat ini menjabat sebagai Direktur Centre for Forensic Accounting Studies (CFAS), UII Jogjakarta.  Bapak Hendi menyajikan materi mengenai Understanding Computer Assisted Qualitative. Materi dibuka dengan penjelasan mengenai penelitian kualitatif dan karakteristiknya, pendekatan yang bagus untuk para peneliti, serta penjelasan mengenai tools NVIVO untuk analisis data dalam penelitian kualitatif. Narasumber menyatakan bahwa secanggih apapun alat yang digunakan untuk penelitian, logika berpikir manusia adalah sumber yang utama agar menghasilkan penelitian yang bagus. “Musik yang indah bisa dihasilkan dari sebuah piano karena pemain mempunyai kemampuan yang baik dalam bermain piano, bukan sekedar karena alat musiknya yang bagus”, demikian penuturan narasumber mengenai logika tools penelitian.

Selepas coaching clinic, Bapak Dr. Hery Subowo, CFE selaku Vice President ACFE Indonesia Chapter mengumumkan Best Paper dari ACFE Call of Paper 2020. Dari 22 makalah yang telah lolos ke babak presentasi, terpilih tiga makalah terbaik dengan selisih nilai hanya 1 poin disetiap pemenangnya. Penilaian merupakan hasil gabungan dari nilai blind review dan nilai presentasi peserta.

Makalah Terbaik Ketiga adalah The Association Between Fraud Hexagon and Government’s Fraudulent Financial Report yang disajikan oleh Ryan Aviantara. Makalah terbaik kedua adalah Analysis of Local Development Planning Supervision Policy Implementation in Y Regency by Province X oleh Jiwa Muhamad Satria Nusantara S.IP, M.A dan Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si. Sedangkan Makalah Terbaik Pertama dimenangkan oleh Dedy Eryanto dengan judul makalah An effective anti-fraud program: How do we know? (An empirical study to assess an anti-fraud program in Indonesian Public Sectors).

Sebagai penutup, Ibu Diah Anggreni selaku Executive Director ACFE Indonesian Chapter menyampaikan terimakasih kepada para peserta yang telah mengikuti Call of Paper 2020 dan mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ibu Enny menambahkan bahwa akan ada event selanjutnya yaitu National Anti Fraud Conference (NAFC 2020) yang akan diselenggarakan pada tanggal 20-21 November 2020. ACFE menanti kehadiran para peserta pada NACF 2020 sebagai event tahunan terbesar ACFE Indonesia Chapter. (dt-tm)

2020-10-19T09:05:13+07:00 October 19th, 2020|