Siaran Pers NAFC 2018

Sebagai agenda rutin tahunan, ACFE Indonesia Chapter (ACFE IC) kembali menyelenggarakan National Anti Fraud Conference (NAFC) 2018 dengan mengusung tema “Kepemimpinan sebagai role model untuk membangun budaya dan sistem anti fraud“.

Agenda ini merupakan pergelaran ke-9 kalinya sejak tahun 2010, yang diselenggarakan di Hotel Trans Luxury Bandung pada tanggal 19 dan 20 Juli 2018, dan dihadiri tidak kurang dari 200 orang peserta dari kalangan praktisi dan pemerhati anti fraud.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, hadir memberikan keynote speech dan turut dihadiri pula oleh Ketua BPK RI dan Presiden IIA Indonesia. Adapun topik yang dibahas diantaranya tentang mahar politik, trading in influence, cryptocurrency investigation, dan penerapan ERP serta peran agama dalam pencegahan fraud.

Sebagai pendahuluan, ACFE IC mengadakan Call for Paper, ajang penjurian penelitian di bidang anti fraud, yang menjaring 24 paper dan dihadiri tidak kurang dari 100 orang peserta. Kegiatan ini merupakan upaya ACFE IC untuk mensinergikan civitas academica dan praktisi anti fraud. Untuk itu, ACFE IC mengundang Dr. Zuraidah Mohd Sanusi dan Dr. Jamiliah Said dari Universiti Teknologi MARA Malaysia untuk memberikan coaching clinic terkait strategi penulisan karya ilmiah agar dapat disajikan dalam jurnal internasional.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi ACFE IC untuk turut serta dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi serta kejahatan ekonomi di Indonesia sesuai visi ACFE Global “Together Reducing Fraud Worldwide”.

2018-07-19T21:36:41+00:00 July 19th, 2018|